Uni Eropa dapat menjatuhkan denda 1,2 miliar dolar AS karena menampilkan layanan belanjanya sendiri dalam hasil pencarian.
Selain denda, Uni Eropa akan meminta Google untuk memberikan perlakuan yang sama kepda para pesaingnya dalam hasil pencarian.
"Kami terus terlibat secara konstruktif dengan European Commission dan kami sangat yakin bahwa inovasi kami dalam belanja online telah berjalan baik untuk pembeli, pengecer dan pesaing," kata Google dalam sebuah pernyataan, dilansir dari USA Today.
Sementara itu, juru bicara Uni Eropa menolak berkomentar.
Perselisihan tersebut merupakan salah satu dari beberapa hal yang potensial untuk dilayangkan kepada Google mengenai praktik antimonopoli.
Pada 2016, Uni Eropa menuduh Google meminta produsen ponsel memasang mesin pencari dan peramban web di perangkat seluler, serta operator berbayar atau produsen ponsel untuk membuat Google opsi default.
Kabar tersebut membuat saham Alphabet, induk perusahaan Google, turun hampir 1 persen.
Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA2017
Baca Kelanjutan Uni Eropa siap hajar Google dengan denda 1,2 miliar dolar AS : http://ift.tt/2sgp7k8Bagikan Berita Ini
0 Response to "Uni Eropa siap hajar Google dengan denda 1,2 miliar dolar AS"
Post a Comment